Sabtu, 12 November 2016

TERMINOLOGI ,TOPOLOGI DAN MODEL REFERENSI OSI


TERMINOLOGI DASAR JARINGAN

Jaringan komputer dibangun dalam bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, bergantung pada kondisi dan kebutuhan. Desain dari jaringan komputer sangat pesat perkembangannya. Desain inilah yang disebut network terminologi. Pada awalnya LAN dan WAN merupakan desain orisinil jaringan komputer. Namun saat ini mengalami perkembangan. Sebagai pengetahuan, saat ini "area network" yang lainnya adalah :
• Local Area Network (LAN)
• Virtual Local Area Network (VLAN)
• Wide Area Network (WAN)
• Metropolitan Area Network (MAN)
• Storage Area Network (SAN) 
• Small Area Network (SAN)
• System Area Network (SAN)
• Personal Area Network (PAN)
• Virtual Private Network (VPN)
• Desk Area Network (DAN)
• Controller Area Network (CAN)
• Cluster Area Network (CAN)


I. Local Area Network (LAN)
LAN (Local Area Network) merupakan komunikasi sejumlah komputer ataupun perangkat komunikasi di dalam suatu area dengan menggunakan media komunikasi tertentu (kabel, wireless, dan lain-lain).

LAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut :
• Beroperasi dalam area geografis terbatas (kecil)
• Memberi akses user-user melalui media dengan bandwidth tinggi
• Menyediakan konektivitas full-time untuk servis-servis local
• Melakukan koneksi secara fisik antar perangkat yang berdekatan
• Menyajikan control jaringan secara privat di bawah kendali administrator lokal (Network Administrator)

Diantara ini yang termasuk kedalam LAN :
1. Storage Area Network (SAN) adalah suatu sistem media penyimpanan terpusat dalam jaringan, yang memungkinkan komputer server atau client untuk menggunakan media penyimpanan tersebut seolah olah menggunakan penyimpanan lokal (local disk). Biasanya SAN menggunakan jaringan fibre channel dan fibre channel hard drive , yang memiliki performa sangat tinggi. Tetapi SAN fibre channel sangat mahal dan komplek. Namun jangan khawatir Anda tetap dapat memperoleh kuntungan dari SAN, karena kini Anda dapat menggunakan iSCSI yang murah biaya dan mengurangi kompleksitas jaringan fibre channel karena iSCSI hanya memerlukan jaringan TCP/IP.
2.VLAN(Virtual Local Area Network) jaringan komputer seakan terhubung menggunakan kabel yang sama meskipunmungkin secara fisik berada pada bagian LAN yang lain. VLAN dikonfigurasi melalui software bukan hardware, yang membuatnya sangat fleksibel. salah satu keunggunalan VLAN adalah jika sebuah komputer secara fisik dipindah ke lokasi lain, komputer tersebut tetap pada VLAN yang sama tanpa melakukan konfigurasi ulang hardware.
3. Personal Area Network (PAN) titik akses yang jarak nya dekat hanya beberapa meter saja  yang juga merupakan titik akses ke berbagai perangkat pribadi seperti komputer, telpon, ponsel, televisi, sistem keamanan rumah yang berbasis komunikasi data, maupun perangkat komunikasi publik seperti internet. Kontrol pada PAN dilakukan dengan authoritas pribadi, dan untuk Teknologi yang digunakan antara lain Wireless Application Protocol (WAP) dan Bluetooth.
4.Small Area Network (SAN) merupakan sebuah terminoogi jaringan yang dimana dari namanya saja small yang berarti "kecil" memberikan arti bahwa jaringan ini memiliki jangkauan yang tidak jauh, SAN ini sering digunakan misalnya saat kita menggunakan walkie-talkie ataupun sharing file melalui bluetooth.



II. Wide Area Network (WAN) 
Wide Area Network (WAN) merupakan komunikasi antar LAN, antara LAN yang satu dengan yang lainnya dipisahkan oleh jarak geografis yang cukup jauh. Misalnya hubungan antara kantor
pusat dengan cabang-cabang yang ada di daerah. Beberapa teknologi WAN yang umum digunakan :
• Modem
• ISDN (Integrated Services Digital Network)
• DSL (Digital Subscriber Line)
• Frame Relay
• ATM (Asynchronous Transfer Mode
• SONET (Synchronous Optical Network)

WAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut :
• Beroperasi pada area geografis luas
• Mengijinkan akses melalui interface serial dengan kecepatan medium
• Menyajikan konektifitas full-time / part-time
• Mengkoneksikan perangakat yang terpisahkan jarak global.

Yang termasuk kedalam WAN (Wide Area Network) diantaranya, adalah :
1. System Area Network merupakan koneksi-koneksi berperforma hardware tinggi dan kecepatan koneksi tinggi dalam sebuah konfiurasi cluster.
2.DAN (Desk Area Network) adalah interkoneksi perangkat komputer di seluruh ATM (Asynchronous Transfer Mode). Ini pertukaran informasi antara berbagai periferal dan CPU didasarkan pada transfer ATM (Asynchronous Transfer Mode) sel terutama. DAN (Desk Area Network) memungkinkan jaringan untuk berbagi sumber daya melalui jaringan. Ini juga menyediakan akses ke perangkat asing. Sistem ini memungkinkan untuk membentuk Sebuah koneksi / V. DAN (Desk Area Network) terdiri dari A / V software. Software ini memiliki empat lapisan utama. Perangkat lunak ini cukup cerdas untuk membimbing dan mendukung perangkat A / V. Ia bekerja pada proses yang sederhana, ketika kita pada VCR. Dan menaruh kaset ke dalamnya, maka secara otomatis terhubung ke monitor. VCR dan perangkat terkait lainnya sering terhubung ke jaringan untuk dibangun DAN (Desk Area Network).
3.VPN (Virtual Private Network) adalah jaringan pribadi yang digunakan perusahaan untuk berkomunikasi di seluruh dunia. Tujuan dasar dari membangun jaringan pribadi virtual untuk berkomunikasi terlalu jauh dari tempat dengan modus komunikasi terenkripsi dan aman. Keamanan jaringan sangat ditentukan oleh metode enkripsi tunneling. Ada tiga jenis VPN (Virtual Private Network) jaringan seperti remote akses VPN (Virtual Private Network), situs ke situs intranet dan situs ke situs extranet.



III. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN)merupakan jaringan dengan area operasi lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN (disebuah kota), dengan kapasitas data dan performa hardware yang tinggi pada dasarnya merupakan gabungan dari beberapa local area network (LAN) yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama. MAN dapat mencakup antara 10 sampai 50 km, digunakan oleh kantor-kantor perusahaan, pabrik atau instansi yang lokasinya saling berdekatan misal satu provinsi atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara dengan transfer data berkecepatan tinggi, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan tv kabel. salah satu kelemahan MAN adalah biaya yang digunakan relatif besar.

Pengertian Topologi Jaringan Komputer
Pengertian Topologi Jaringan Komputer adalah hal yang menjelaskan mengenai hubungan geometris antara unsur-unsur dasar dari penyusun jaringan, yaitu : node, link, dan station. Hubungan geometris ini merupakan rangkaian jaringan yang tersusun dengan suatu teknik menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya.
Ada 6 macam topologi jaringan yang digunakan saat ini, diantaranya adalah, Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Tree, Topologi Mesh / Jala, dan Topologi Linear.
Setiap jenis topologi ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan komputer didasarkan pada kecepatan akses data, biaya, ukuran, dan tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas jaringan.
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

Pertama :
Topologi Bus
Topologi bus ciri utamanya ia menggunakan kabel tunggal, sehingga seluruh komputer saling terhubung secara langsung hanya dengan menggunakan satu kabel saja. Kabel yang digunakan ialah kabel koaksial, kemudian dilekatkan dengan menggunakan T-Connector, namun untuk memaksimalkan sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic, sebab kestabilan resistensi sehingga dengan kabel ini kita dapat mengirimkan data yang lebih baik.
Kelebihan Topologi Bus :
– Hemat dalam biaya pemasangan,
– Tidak memerlukan kabel yang banyak, dan
– Mudah untuk dikembangkan kembali.
Kelemahan Topologi Bus :
– Dalam jarak yang jauh diperlukan repeater,
– Sulit dalam mencari gangguan pada internet,
– Tidak stabil, karena jika satu komputer terganggu, jaringan akan terganggu pula,
– Sering terjadi antrian data karena tingkat lalu lintas yang tinggi, dan
– Tingkat deteksi kesalahan yang sangat kecil.

Kedua :
Topologi Ring
macam-macam topologi jaringan
Pada jenis topologi ini sesuai dengan namanya ring atau cincin, aka seluruh komputer dihubungkan menjadi satu sehingga membentuk lingkaran (ring) yang tertutup serta dibantu oleh Token. Token ialah informasi yang berasal dari komputer sumber, dan jika ada informasi yang diterima, maka token akan memberikan data yang diminta dengan cara semua komputer akan mendapatkan sebuah signal informasi, dan informasi akan diterima sesuai dengan alamat yang dituju, serta signal akan diabaikan jika bukan alamatnya sendiri. Intinya signal akan terus dilanjutkan sampai data diterima oleh tujuan.
Kelebihan Topologi Ring :
– Mudah dirancang,
– Mudah dalam instalasi,
– Tidak menggunakan banyak kabel,
– Tingkat kerumitan pemasangan masuk dalam kategori rendah, dan
– Tidak akan terjadi tabrak data.
Kekurangan Topologi Ring :
– Jika salah satu titik jaringan mengalami gangguan, maka seluruh komunikasi dapat terganggu,
– Cukup sulit untuk dikembangkan, dan
– Peka terhadap kesalahan jaringan.

Ketiga :
Topologi Star
Dalam topologi star setiap komputer langsung dihubungkan dengan menggunakan Hub, Hub memiliki fungsi sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang sudah terhubung. Namun karena ia memakai proses pengiriman serta penerimaan informasi secara langsung, sehingga biaya pemasangan juga menjadi tinggi.
Kelebihan Topologi Star :
– Paling fleksibel,
– Mudah di kontrol,
– Deteksi kesalahan dengan mudah dapat dilakukan,
– Tingkat keamanan yang tinggi, dan
– Peruban stasiun mudah dilakukan serta tidak mengganggu jaringan yang lain.
Kekurangan Topologi Star :
– Biaya pemasangan yang tinggi,
– Jika titik komputer pusat terjadi gangguna, maka seluruh jaringan juga akan terganggu,
– Menggunakan banyak kabel,
– Jaringan yang sangat tergantung dengan terminal pusat, dan
– Ada kemungkinan terjadi tabrakan data dan dapat menyebabkan jaringan yang lambat.

Keempat :
Topologi Tree
Topologi ini merupakan pengembangan dari topologi bus dan topologi star. Ia tersusun dari kumpulan topologi star dan satu topologi bus. Nama lain dari topologi tree adalah topologi jaringan bertingkat serta digunakan untuk interkoneksi antar sentral.
Dalam jaringan ini memiliki bebrapa tingkatan simpul dan ditetapkan dengan suatu hirarki, semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarkinya. Simpul yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dapat mengatur simpul yang lebih rendah. Data dikirim dari pusat simpul dan kemudian bergerak menuju simpul yang rendah.
Kelebihan Topologi Tree :
– Mudah dikontrol,
– Deteksi kesalahan mudah dilakukan, dan
– Perubahan dalam bentuk kelompok mudah dilakukan serta tidak mengganggu jaringan yang lain.
Kekurangan Topologi Tree :
– Cara kerja yang lambat,
– Sering terjadi tabrakan data,
– Menggunakan banyak kabel, dan
– Jika simpul yang lebih tinggi terganggu, maka simpul yang leih rendah juga terganggu.

Kelima :
Topologi Mesh / Jala
Topologi mesh atau jala ialah rangkaian yang saling terhubung secara mutlak, setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat yang lain. Setiap titik mempunyai titik untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuan.
Kelebihan Topologi Mesh / Jala :
– Data lebih cepat dalam proses pengiriman data,
– Dinamis,
– Data langsung dikirim ke tujuan, dan
– Jika terjadi kerusakan atau gangguan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer yang lain.
Kekurangan Topologi Mesh / Jala :
– Perlu banyak kabel,
– Proses instalasi yang sulit dan rumit,
– Biaya pemasangan yang sangat besar, dan
– Memerlukan banyak port I/O, setiap komputer memrlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi (n merupakan banyak komputer).

Keenam :
Topologi Linear
Topologi jenis ini merupakan pengembangan dari topologi bus, setiap kabel utama harus terhubung ke setiap titik komputer dengan menggunakan T-Connector. Dan topologi ini merupakan topologi yang paling sederhana, dengan menggunakan kabel RG-58.
Kelebihan Topologi Linear :
– Mudah untuk dikembangkan,
– Hemat kabel, dan
– Sederhana jaringannya.
Kekurangan Topologi Linear :
– Lalu lintas data yang tinggi,
– Deteksi kesalahan sangat kecil,
– Keamanan yang kurang terjamin, dan
– Kecepatan transfer data tergantung pada jumlah pengguna, kecepatan semakin turun jika pengguna semakin bertambah.

1.Model Referensi OSI
Mengirim pesan dari satu jaringan yang lain merupakan proses yang sangat kompleks.Pada tahun 1997 suatu subcommite dari Internasional Organization for Standarddization (ISO) mulai bekerja untuk membuat membuat bebetapa set standard untuk memfasilitasi komunikasi jaringan.Model OSI ini merupakan metode yang paling luas di gunakan untuk menjelaskan komunikasi jaringan.
7 Layer model OSI

            Physical layer merupakan layer pertama,akan tetapi biasa dalam model rekferensi ini di tumpuk pada layer paling bawah untuk menekankan bagaimana suatu pesan di kirim melalui jaringan.
Layer 7:Layer Application
Layer ini menjelaskan aturan” untuk yang berikut :
1.      Penyediaan layanan jaringan
2.      Penawaran-pengiklanan layanan jaringan
3.      Pengaksesan layanan jaringan
Contoh”nya di antara lain adl :
1.      Netware’s services advertising protocol (SAP)
2.      TCP/IP Network File System (NFS)
3.      SMTP;Telnet;HTTP;FTP;WWW browser
Layer 6 : Layar Presentasi
Di mana tujuan utamanya adalah mengidefisikan format data seperti text ASCII,text EBCDIC,binary,BCD dan juga jpeg.
Presentation menspesifikasikan aturan” untuk yang berikut:
1.      Penterjemahan Data
2.      Enkripsi dan kompresi data
Protocol” berikut ini adl contoh yang mengimplementasikan aturan layer Presentation :
1.      Netware Core Protocol (NCP)
2.      Apple Talk Filing Protocol (AFP)
3.      JPEG;ASCII;EBCDIC;TIFF;GIF;PICT
Layer 5 : Layer Session
Mengidefinisikan bagaimana memulai,mengontrol,dan mengakhiri suatu percakapan (di sebut session).Layer ke lima session menspesifikasikan aturan” berikut :
1.      Pengendalian sesi komunikasi antara dua pirantri
2.      Membuat;mengelola;dan melepas koneksi
Yang berikut adl protocol yang meninplementasikan layer session model OSI:
1.      Netware’s Servise Advertising Protocol (SAP)
2.      TCP/IP remote procedure call (RPC)
3.      SQL;NFS;NetBIOS names;Apple Talk ASP;DECnet SCP
Layer 4 : Layer Transport
Lebih focus pada masalah yang berhubungan dengan pengiriman data kepada komputer lain seperti prosws memperbaiki dengan pengiriman data kepada komputer lain seperti proses memperbaiki suatu kesalahan atau eror recovery.
Layar OSI ke 4 ini menspesifikasikan aturan” untuk berikut :
1.      Menyembunyikan struktur jaringan dari layer diatasnya
2.      Pemberitahuan kalau data pesan telah di terima
Contoh” berikut adl protocol” yg mengimplementasikan atuiran layer transport
1.      Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol
2.      TCP/IP’s TCP
3.      TCP/IP’s DNS
Layer ke 3 : Layer Network
Mendefisinikan pengiriman paketdari ujung ke ujung.
Layer Network menspesifikan aturan” untuk berikut :
1.      Data routing antar banyak jaringan
2.      Frakmentasi dan membentuk ulang data
3.      Identifikasi segmen kabel jaringan
Protocol” berikut meneraokan aturan layer Network
1.      Netware’s (IPX) Protocol
2.      TCP/IP’s Internet Protocol;Apple Talk DDP
Layer ke 2 : Data link layer
Menspesifikasikan aturan berikut :
1.      Koordinasi bits kedalam kelompok” logical dari suatu informasi
2.      Mendeteksi dan terkadang juga memperbaiki kesalahan
3.      Mengendalikan aliran data
Protocol” berikut mengimplementasikan Data link layer :
1.      Netware’s LSL
2.      ATM
3.      HDLC,PPP,FDDI
Layer ke 1 : Layer Physical
Berhubungan dengan karakteristik dari media transmisi
Layer ini menspesifikasikan atuiran” berikut :
1.      Protocol Ethernet seperti IBM Token ring
2.      Encodingdata secara electronic
3.      FDDI EIA/TIA-232
Implementasi Protokol
Setiap layer menspesifikan standard untuk diikuti saat mengimplementasikan suatu jaringan.

Keuntungan dan kerugian model OSI
Keuntungan :
Ø  Memudahkan dalam troubleshooting
Ø  Memberikan keleluasaan fitur” khusus pada level” yang berbeda
Ø  Mendorong standard interoperability antar jaringan dan piranti
Kerugian :
Ø  Layer OSI adl teoritis dan tidak melakukan fungsi” yang sesungguhnya]
Ø  Dalam implementasi industry jarang sekali mempunyai hubungan layer ke layer

Protocol Jaringan
Bekerja pada layer bagian atas dari model OSI.

Komunikasi antar piranti jaringan
Bisa berkomunikasi antar sesame dikarenakan bahwa piranti” tersebut menjalankan protocol stack yang sama,walaupun mereka menggunakan system operasi yang berbeda.


Read More